Meningkatkan Penjualan Teknik Perceived Value
Dimas Arya Posted on

Cara Meningkatkan Penjualan Menggunakan Teknik Perceived Value

Tehnik perceived value adalah tehnik yang menyertakan pandangan subjektif atau emosi dari konsumen setia, hingga membuat poduk yang dipasarkan mempunyai nilai jual yang tinggi. Tehnik satu ini bisa membuat keuntungan jadi bertambah. Lalu, bagaimanakah cara lakukan tehnik perceived value untuk tingkatkan pemasaran produk? Yuk baca infonya dalam penjelasan ini.

1. Lakukan Branding Dengan Baik

Branding adalah salah satunya jurus ampuh dalam tehnik perceived value. Dimana untuk tentukan branding bisa memakai hal apa saja termasuk juga langkah pemasaran produk, pengemasan produk, style visual pada iklan serta copywriting produk, sampai merek ambassador. Waktu lakukan branding dengan tampilkan kesan-kesan bermutu, karena itu harus memakai style berjualan yang menawan.

2. Memberi Garansi

Garansi dalam satu produk bisa memberi perasaan aman dan yakin buat beberapa customer dalam periode waktu khusus. Makin lama garansi yang menempel pada suatu produk, karena itu tingkat keyakinan customer pada produk itu makin tinggi. Customer akan yakin bila produk itu mempunyai kualitas dan tidak gampang rusak.

3. Memperlihatkan Testimoni Dari Konsumen setia

Langkah setelah itu dalam perceived value yaitu dengan menyiarkan testimoni yang diberi oleh konsumen yang buas dengan produk serta layanan atau service. Testimoni itu dapat diperlihatkan di web atau media sosial usaha Anda. Dimana testimoni dari konsumen itu akan mengubah calon konsumen lainnya, sebab lihat referensi dari pihak lain yang berasa senang.

4. Jual Produk Yang berperan Dengan cara Optimal

Tehnik perceived value setelah itu yaitu dengan sediakan produk yang mempunyai peranan secara baik, untuk memperoleh pendapat yang positif dari customer. Jika ada customer berasa senang dengan produk yang mempunyai peranan optimal itu, karena itu mereka akan ikhlas keluarkan dana yang cukup banyak untuk beli produk.

5. Memberi Bonus

Rupanya bonus salah satunya tehnik perceived value untuk tingkatkan pemasaran. Dimana dengan langkah ini membuat customer untuk akan tertarik dengan bonus yang diberi. Misalnya saja waktu berjualan Handphone, biasanya customer akan memperoleh bonus berbentuk kartu memory, pelindung kasus, pelindung monitor, atau kartu provider baru. Walau cuma bonus berbentuk aksesori, tetapi banyak customer yang tertarik untuk beli.

Tetapi waktu memberi bonus itu, sebaiknya untuk yakinkan bonus mempunyai kualitas yang baik. Masalahnya bonus yang mempunyai kualitas jelek akan mudah rusak serta kelihatan murah. Hingga hal itu bisa turunkan nilai jual produk serta tingkat keberhasilan perceived value akan turun.

6. Memberi Waktu Trial Atau Eksperimen

Trial tahu eksperimen akan memberi pengalaman calon customer untuk nikmati produk yang ditawarkan. Biasanya banyak perusahaan yang tawarkan waktu eksperimen ini, khususnya untuk perusahaan yang beroperasi di sektor aplikasi atau software. Banyak yang sediakan waktu eksperimen 7 hari sampai 30 hari. Hingga kemungkinan langkah ini dapat dipakai untuk meningkatkan pemasaran usaha Anda.

7. Jual Produk Dengan Harga Tinggi

Taktik perceived value satu ini akan menghindari produk yang dipasarkan dengan asumsi produk ‘murahan’. Masalahnya banyak customer yang merujuk pada harga untuk lihat kualitas satu produk. Namun, yakinkan harga yang Anda menawarkan itu sesuai kualitas barang yang dipasarkan. Jangan membuat customer berasa tertipu dengan memberi kualitas produk yang jelek.

Itu cara-cara yang bisa dilaksanakan untuk tingkatkan jumlah penghasilan dengan tehnik perceived value. Tehnik satu ini akan betul-betul bisa menguntungkan jika disertai dengan produk yang dipasarkan memang mempunyai kualitas yang bagus. Karena itu bukan hanya keuntungan saja yang akan bertambah, tetapi konsumen setia yang ingin beli produk juga turut bertambah.